Audit sumber daya manusia (human resource audit) menilai (me-review) kebijakan, prosedur, dan praktik organisasi. Audit sumber daya manusia dimaksudkan untuk menguji dimensi-dimensi teknikal dan praktikal dari fungsi-fungsi sumber daya manusia dan untuk menciptakan sistem komprehensif yang bernilai tambah (add value) untuk organisasi
Tujuan dari audit sumber daya manusia adalah untuk mengidentifikasi dan mengklarifikasi persoalan sumber daya manusia dengan kajian, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi fungsi-fungsi sumber daya manusia. Audit sumber daya manusia memberikan kerangka untuk perencanaan strategi sumber daya manusia.
Informasi keuangan perusahaan adalah hal yang sangat penting bagi management dalam pengambilan keputusan bisnis. Namun, kenyataannya tidaklah mudah memahami informasi keuangan itu bagi orang yang tidak punya latar belakang keuangan.
Karena itu tidak jarang laporan dan analisa keuangan yang disampaikan ke management sulit dipahami, dan hanya sekedar laporan keuangan untuk pelaporan eksternal yang telah baku (Bapepam, Pajak, dan lain-lain)
Untuk memenuhi kriteria tersebut, staf penyusun laporan keuangan dituntut harus memiliki tidak hanya pengetahuan yang terkait dengan aspek financial, namun juga bisnis proses perusahaan serta pengetahuan prinsip-prinsip penyusunan laporan yang baik. Proses ini sudah harus dimulai dari saat penyiapan monthly/annual closing, penyusunan laporan, management review, hingga audit oleh eksternal auditor.
Training ini bertujuan untuk membekali peserta pemahaman dalam penyusunan laporan keuangan dan dapat membuat informasi analisa keuangan yang informatif bagi manajemen. Sehingga informasi itu akan menjadi panduan yang valid terhadap keputusan manajemen yang akan dieksekusi
MATERI PELATIHAN ANALISIS KEUANGAN & PELAPORAN untuk STAFF
Perubahan paradigma dalam pelaporan keuangan : Dari aktivitas administrative menjadi aktivitas yang strategis
Struktur laporan dan analisis keuangan dan Penyederhanaan account dalam laporan keuangan : Neraca, P&L, Cashflow
Alat-alat analisis dalam laporan keuangan : Analisis rasio, arus kas, dan alat analisis khusus
Pemanfaat table dan diagram dalam analisis laporan keuangan
Analisis dan laporan keuangan dengan komparasi : actual, budget, outlook, dan periode sebelumnya
Pelaporan keuangan untuk eksternal dan internal audit serta kesesuaiannya dengan PSAK dan IFRS
Pengelolaan proyek besar membutuhkan sistem manajemen proyek yang komprehensif dalam semua aspek terlebih terkait dengan manajemen keuangan proyek. Pengelolaan keuangan proyek yang kurang baik dapat mengakibatkan ketidaklancaran proyek, pemborosan/ inefisiensi, bahkan dapat mengakibatkan kegagalan proyek sesuai dengan target yang ada, sementara investasi terhadap proyek yang dikerjakan harus dapat dipertangungjawabkan sesuai dengan prinsip dan kaidah manajemen yang transparan dan professional.
Dalam pelatihan ini akan dibahas tentang manajemen proyek khususnya terkait dengan pengelolaan keuangan proyek sehingga proses audit keuangan proyek dapat dilakukan lebih akurat, efektif dan komprehensif.
MATERI DAN TUJUAN PELATIHAN FINANCIAL AUDIT PROJECT
TUJUAN PELATIHAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu :
Memahami manajemen keuangan proyek yang meliputi sstimasi biaya proyek, Penyusunan biaya proyek , Anggaran kas proyek dan pelaporan keuangan proyek.
Memahami modern project financing serta perbedaannya dengan conventional lending
Menentukan apakah suatu proyek investasi sebaiknya didanai berdasarkan skema pendanaan proyek atau berdasarkan skema pinjaman konvensional
Mampu melakukan analisa risiko proyek dan mengalokasikan risiko-risiko proyek tersebut terhadap berbagai pihak yang berkompeten
Mengetahui cara dan mampu melaksanakan evaluasi kelayakan suatu proyek investasi yang didanai berdasarkan skema project financing
MATERI PELATIHAN
Tujuan dan Ruang Lingkup Audit Proyek
Project Management & Audit Proyek
Project Analysis : Financial Analysis
Pengantar Project Budget dan Estimasinya (Cost Budgeting & Cost Estimate)
Cost Control & Managing Cash Flow
Mapping Project Budget terhadap Project Life Cycle
Pelatihan ini sangat sesuai diikuti oleh jajaran manajemen dan staf internal auditor, bagian keuangan dan pelaksana proyek investment analysis, financial accountant, planning and budgeting analysis, treasurer finance, project director and business development, trade finance manager. bank officer, legal officer.
Pernahkah Anda bertanya-tanya, dengan segala teori HR yang Anda kuasai saat ini, dan implementasinya pada organisasi Anda, tetapi belum menjadikan HR mampu memberikan kontribusi yang “dianggap maksimal” oleh organisasi?
Pernahkah Anda merasa perlunya diadakan sebuah Audit terhadap manajemen HR di organisasi Anda dalam menjawab tantangan abadi organisasi yaitu : Tercapainya kinerja dan capaian yang ditetapkan oleh organisasi?
Ketidakmaksimalan kinerja dan capaian organisasi belum tentu berasal dari faktor financial, dan strategi marketing, serta operasi, tetapi kemungkinan besar dikarenakan pelaksanaan manajemen Sumber Daya Manusia yang tidak terberdayakan.
Oleh karena itu Anda harus mengadakan HR Audit dalam rangka menelusuri jejak jejak kinerja dan capaian SDM melalui HR Audit.
Masalahnya, Bagaimana melaksanakan HR audit yang efektif dan efisien? terlepas dari teori -teori yang berbelit dan kadaluwarsa?
Workshop ini mengajarkan kepada Anda, seluk beluk HR audit dari perencanaan hingga solusi secara praktis, cepat, hemat dan tepat.
Workshop ini didesain secara khusus dari hasil kajian yang serius baik secara akademis, maupun praktis serata telah teruji di puluhan perusahaan nasional dan multinasional
MATERI PELATIHAN SIMPLIFY HR AUDIT IN EFFECTIVE & EFFICIENT WAY
DESCRIPTION
This package course will equip you to handle IS audit assignments through intensive training on the most important topics in IS auditing. Through lecture and workshops, the course provides you with audit and control methodologies that you can apply immediately to any IS audit and system control situation. A highly successful seminar because of its comprehensiveness, low-cost and its practical and modern risk-analysis oriented methodologies.
Part I of this packaged course focuses on IS Audit foundation that covers (among others) IS
control design, assessment and testing, basic application system audits, data center audits and organizing IS audit function.
COURSE OUTLINE
Information Technology Exposures
• Data & asset concentration
• Firm’s exposure and auditor’s risk
• Computer Security and IS Audit – key components and their differences
Design of Internal Control by Risk Analysis
• Internal Control Models (COSO, Cobit)
• Risk analysis structured methodology
• Control zones, control points, control objectives setting (what) & control selection (how)
• Controls justification and documentation
How to Asses and Test Internal Controls and Prepare IS Audit Plans
• Control characteristics if various systems
• How to document and assess internal controls
• Six approaches to test controls
• Type of testing (compliance, substantive,
intrinsic, etc.)
• 65 Tools and techniques for testing internal controls
• Methodology to prepare detailed Audit/Test Plans
Auditing Existing and Basic Application
Systems
• Three segment audit (manual, computerized, environment)
• Audit of programs, files and embedded
controls
• Techniques: audit software, test decks.
Control point flow charts
Data Centers and IS Function Audit
• Scope
• Control point/control objectives and
controls for data centers
• Audit approaches (checklist, in-depth and
surprise)
• Preparing a detailed Audit Plan
• Audit modules (physical security, organization, logical security, contingency
planning, operations standards, change
control, library controls, etc.)
Organizing an Effective IS Audit Function
• Function scope
• Key program components:
o Initiation,
o Directional strategy
o Organization and charter
o Staffing and training
o IS audit standards
o Audit projects work plan
o Sizing up staff priority setting
DESCRIPTION
This package course will equip you to handle IS audit assignments through intensive training on the most important topics in IS auditing. Through lecture and workshops, the course provides you with audit and control methodologies that you can apply immediately to any IS audit and system control situation. A highly successful seminar because of its comprehensiveness, low-cost and its practical and modern risk-analysis oriented methodologies.
Part II of this packaged course focuses on Advanced Technologies that covers (among others) Online/client-server systems, System development, Networks and LANs, System software audits.
COURSE OUTLINE
System Development Audits (SDAs)
• Audit roles and scope
• Control and auditability building
• Audit standards for SDAs
o Feasibility
o General Design
o Detailed Design
o Coding
o Testing
o Conversion
o Acceptance
• Audit Endorsement
• Purchased software audit
Advanced/Online/Database/Clientserver Systems
• Control and audit characteristics
• Threat and Risks
• Complex systems software environment
• How to control and secure advanced systems
• Control zones and control points
• Audit approaches and test techniques for programs, databases and internal controls
• Backup and recovery in systems
• How to prepare audit plans for advanced systems
• Client-server system controls
• Control objectives and control solutions
Audit and Control of Data Communication Networks
• Fundamentals
• Threat and exposures
• Control points
• Control objectives and techniques
• Work papers (the network diagram)
• Network Contingency Plans
• Case study: Preparing a detailed audit plan
LANs and Distributed System Control and Audit
• Exposures
• Control points
• Control objectives and techniques
• Control and audit approaches for LANs
• Control for hardware and software,
connectivity distributed systems, and
hacking (viruses)
Elements of System Software
• Control and audit approaches for system software
• New information technologies and exposures
Group of businesspeople or lawyers discussing contract papers and financial figures while sitting at the table. Close-up of human hands at meeting or negotiations. Success and communication concept.
Deskripsi :
Fraud adalah suatu perbuatan melawan/melanggar hukum yang dilakukan oleh orang/orang-orang dari dalam dan/atau dari luar organisasi, dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau kelompoknya yang secara langsung atau tidak langsung merugikan pihak lain. Pengetahuan dan penguasaan mengenai fraud auditing menjadi keperluan setiap eksekutif keuangan dan eksekutif perusahaan lainnya yang menginginkan perusahaannya terus maju dan berkembang sesuai yang telah direncanakan.
QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC) IMPLEMENTATION: Managing, Facilitating, Audit, & Convention
Banyak perusahaan Jepang telah merasakan manfaat dari penerapan programQuality Control Circle (QCC). Dalam kondisi krisis saat ini, setiap perusahaan dituntut untuk melakukan strategi cost reduction. Maka, setiap karyawan perlu dibekali metode melakukan cost reduction yang benar, dilibatkan secara sistematis.
Quality Control Circle (QCC) adalah sekelompok karyawan yang secara proaktif membahas dan memecahkan masalah-masalah dalam pekerjaan dan lingkungannya dengan tujuan meningkatkan mutu usaha. Pada pelaksanaanya perlu adanya fasilitator (pemandu) atau atasan langsung.
Karena fasilitator (pemandu) atau atasan langsung sangat menentukan keberhasilan implementasi QCC di dalam perusahaan, maka ia harus disiapkan dengan pengetahuan yang mendasar baik tentang konsep Total Quality Management (TQM) maupun perangkat kendali mutu dan peran-peran fasilitator.
Tujuan Training :
Memahami konsep dan bentuk-bentuk penerapan Total Quality Management
Meningkatkan kesadaran terhadap mutu dan masalah-masalah organisasi
Membekali keterampilan pemecahan masalah mutu
Mampu membentuk dan membimbing QCC dalam proses pemecahan masalah dengan Delapan Langkah dan Tujuh Alat (DELTA)
Who should attend ?
Manajer, Supervisor dan Staff calon Fasilitator QCC
Metode Pelatihan :
Pelatihan dilaksanakan dengan Latihan kasus, praktik kelompok, simulasi melakukan QCC.
Dalam dunia industri, perlahan tapi pasti pembuatan Salary Structure akan mengalami pergeseran besaran komposisinya, dari Fix Salary menuju Variable Salary, dari Job grade menuju person grade. Mengapa hal ini terjadi? karena semakin dihargainya kemampuan dan potensi karyawan yang mendatangkan atau menghasilkan produktivitas dan profit yang lebih dari yang lainnya.
Salah satu asas dalam compensation & Benefit adalah keadilan. Dengan metode Salary structure based competency ini, asas keadilan coba untuk diangkat dan digali lebih dalam sehingga karyawan akan mendapatkan gaji sesuai dengan kemampuannya.
Pelatihan ini mempunyai beberapa pendekatan dalam desain salary structure based competency, diantaranya adalah 1. Murni berdasarkan competency management system, 2. Berdasarkan Human Asset Worth Register (Human Capital), dan 3. berdasarkan data yang ada di HRD yang belum menerapkan Competency Base atau Human Capital.
Dalam Pelatihan ini, peserta akan diajarkan bagaimana mendesain salary structure sistem cepat dengan menggunakan software yang bisa di customized dan disesuaikan dengan dengan kebutuhan sehingga peserta akan terbantu bila ingin menerapkannya diperusahaan masing-masing.
Peserta
Semua praktisi HRD, Akademisi dan Konsultan
Materi Pelatihan Developing Salary Structure System Based Competency
1. Job Evaluation
2. Grading System – Metode konvensional, Metode Modern, Metode versi linux
3. Simulasi PembuatanGradng System
4. Konversi otomatisasi dengan software
5. Competency Based versi Compensation & Benefit
6. Konversi competency ke dalam rupiah/dollar dan simulasinya
7. Integrasi competency based pada sistem grading yang ada
8. Adaptasi dan customized system penggajian yang ada dimasing-masing perusahaan peserta workshop
9. Translating competency based into human capital management
10. Developing Human Asset Worth egister
11. Salary Structure Clinic:
– Desain salary structure bila tidak mempunyai competency base atau human capital system
– Salary Structure Audit: onpaid, underpiad, overpaid
– Strategy C&B: Internal market atau eksternal market, perlukah ikut survey gaji?
accounting report spreadsheet. accountant women using computer prepare financial report.
Latar Belakang
Konsep 3P yakni Pay for Position, Pay for Person, Pay for Performance atau dalam istilah Bahasa Indonesia di kenal dengan konsep 3K yakni Karyawan, Kedudukan, dan Kinerja adalah konsep yang sudah diakui oleh banyak kalangan di seluruh dunia. Sehingga karenanya berbagai survey gaji dan bencmark mengacu kepada konsep tersebut. Masalah yang timbul dilapangan adalah karena kurang memahami bagaimana membuat, mengintegrasikan serta mengimplementasikan sistem tersebut. Banyak anggapan bahwa sistem tersebut rumit, susah dan butuh waktu yang lama dalam pembuatannya, padahal ada cara dan sistem yang bisa diaplikasikan secara cepat dan mudah. Dalam workshop ini, HRD Forum akan mengajarkan bagaimana menentukan strategi penggajian, apakah akan menerapkan sistem eksternal atau internal yang ujungnya adalah apakah diperlukan benchmarking terhadap survey gaji atau tidak serta keadilannya. Kemudian melakukan job evaluation, competency evaluation dan performance evaluation sehingga muncul point-point sebagai dasar pembuatan gaji berbasis 3P atau grading system dan job class-nya.
Di dalam worshop ini akan dipelajari trik untuk mengkonversi Time Series dari nilai Performance Appraisal menjadi bentuk nilai-nilai dalam competency base. Dan pada umumnya data tersebut pasti ada disemua perusahaan. Disamping itu juga diajarkan human asset worth register (human capital) yakni bagaimana merubah nilai orang kedalam dollar. Sistem ini lebih mudah dari sistem competency base sehingga bisa menggantikan competency base dalam sistem penggajian.
Pada model yang terakhir, peserta akan diajarkan bagaimana membuat sistem insentif dan bonus yang menantang, yang memacu produktifitas, yang membuat karyawan berusaha meraihnya mati-matian. Sistem yang digunakan adalah dari proses efesiensi, produktivitas dan dari hasil keuntungan perusahaan yang telah dianggarkan dan disepakati bersama.
Pada sesi terakhir, peserta akan diajarkan bagaimana mengaudit sistem penggajian yang ada, apakah sudah adil secara internal atau eksternal, apakah onpaid, overpaid atau underpaid. Dan bagaimana membuat sistem penggajian dengan kondisi seadanya dimana semua sistem tidak mendukung konsep 3P.
Dalam workshop ini peserta akan dibekali dengan software untuk mempercepat kerja anda secara sistematis sekaligus melakukan audit dan validasinya. Dalam software tersebut anda hanya diminta melakukan job evaluation, person evaluation dan performace evaluation, anggaran yang akan dipakai setelah itu masukkan hasilnya kedalam software, maka semua hasilnya akan keluar secara otomatis perindividu
Materi Pelatihan Salary Structure Based 3P Concept The Audit and The Validation
Hari I :
Strategi Compensation & Benefit, Filosofi konsep 3P dan aplikasi praktisnya dilapangan, Membuat Job Evaluation (position), Membuat Grading System / Job Class: Berbagai versi yang diakui diseluruh dunia, Membuat Grading System / Job Class: Versi yang bisa dibongkar dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, Konversi Grading System ke Rupiah/Dollar, Membuat Job Grouping, Progression Rate, minimum – maksimum, Q Low – Q High, Median, Banding & broadbanding, Simulasi dengan software versi cepat, Membuat Person Evaluation (Competency) , Competency Benchmarking, Konversi competency kedalam rupiah/dollar, Translating competency based into human capital management, Developing Human Asset Worth Register
Membuat Salary Prediction, Simulasi membuat struktur gaji dengan budget atau tanpa budget
Hari II :
Membuat Performance Evaluation, Membuat Performance Rating yang valid, Membuat merit increase, Membuat Promotion Adjustment, Membuat Market Adjustment, Membuat Balance Factor Adjustment agar seluruh perhitungan balance, Bonus & Insentif, Membuat Scanlon Plan, Membuat Improshare (Improvement Productivity Sharing), Membuat Racker Plan, Membuat Audit Salary Structure: Qualified, Need Improvement, Unqualified, Onpaid, Underpaid, overpaid, Salary Structure Clinic : Bagaimana mengimplementasikan konsep 3P dilapangan dan validasinya, Bagaimana melakukan validasi terhadap kondisi gaji yang ada, Mengembangkan sistem gaji yang telah ada menuju konsep 3P, Bagaimana membuat sistem gaji bila kondisi dilapangan belum memungkinkan konsep 3P diterapkan
Siapa yang harus ikut
Semua praktisi HR, Praktisi yang ingin memperbaiki System Penggajian menjadi sistem yang fleksibel dan dinamis, Praktisi yang ingin memperbaiki sistem compensation & benefit, Praktisi yang sedang mencari sistem penggajian yang mendukung dan sesuai kondisi lapangan